Stasiun Malang Kota Lama awalnya merupakan sebuah halte yang diresmikan pada 5 Januari 1896 bersamaan pembukaan jaringan kereta api lintas Malang-Kepanjen oleh Staatssporwegen (SS). Jalur Malang-Kepanjen dengan panjang 19 km merupakan bagian dari lanjutan eksploitasi SS untuk menghubungkan Malang dengan Blitar.

1 Peta Malang Kota Lama revPeta jalur kereta api tahun 1913, letak Stasiun Malang Kota ditandai lingkaran berwarna merah. Pada peta tampak tulisan H. Malang Kota Lama, H merupakan kepanjangan dari halte. (Sumber: Kitlv.nl)

Keberadaan jalur kereta api Malang-Blitar dimanfaatkan sebagai angkutan barang dan penumpang. Barang yang diangkut adalah komoditas perkebunan ekspor di daerah pedalaman Blitar dan Malang, meliputi tebu, kopi dan tembakau. Dari daerah pedalaman selanjutnya tanaman ekspor tersebut dibawa ke pelabuhan di Surabaya untuk selanjutnya dikapalkan ke Eropa. Selain hasil perkebunan, diangkut pula hasil-hasl pertanian seperti beras, ketela, kelapa dan buah-buahan.

Semasa beroperasi, penumpang kereta api dibagi menjadi tiga kelas, yakni kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. Kelas 1 dikhusukan bagi orang Eropa, kelas 2 diperuntukan bagi orang Asia Timur Tengah (Cina, Arab) dan juga pejabat pribumi, kelas 3 untuk pribumi. Pembagian penumpang pada saat itu memang berdasarkan kelas sosial.

Pada tahun 1926 terdapat 24 kereta api yang melintas Stasiun Malang Kota Lama. Sementara itu  kereta api yang berhenti di stasiun sebanyak 14, tujuh ke arah Bangil dan tujuh ke arah Blitar.  Kecepatan kereta api pada saat itu ialah berkisar antara 25-30 km/jam. Perjalanan dari Stasiun Malang Kota Lama menuju Stasiun Blitar memerlukan waktu sekitar 2,5 jam

2 Aktifitas di St Malang kota lama revKesibukan di halaman Stasiun Malang Kota Lama tahun 1930. (Sumber: Tropenmuseum.nl)

3 overcaping st malang kota lama rev
Bentuk overkaping Stasiun Malang Kota Lama memiliki tipologi yang sama dengan Stasiun Blitar, foto tahun 1991 (Sumber: Michiel Ballegoijen de Jong: De Spoorstation op Java)

Sumber:

  • Van Schaik, Malang: Beeld van Een Stad
  • De Spooregwerken te Malang
  • Iman Subarkah, Sekilas 125 Tahun Kereta Api Kita
  • Kitlv.nl
  • Memori Asisten Residen Pasuruan (J. M. Joordaan Jr), Agustus 1924
  • Michiel Ballegoijen de Jong, De Spoorstation op Java
  • Officieele Reisgids dr Spoor en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera, 1 Mei 1926
  • Tropenmuseum.nl