Lok C53

Lokomotif uap C53 dibeli sejumlah 20 buah oleh perusahaan kereta api Staats Spoorwegen dari pabrik Werkspoor (Belanda). 20 Lokomotif ini didatangkan pada periode 1918 – 1922. Lokomotif C53 digunakan untuk menarik kereta express pada rute Surabaya – Yogyakarta – Kroya – Purwokerto dan Kroya – Banjar. Kereta Eendaagsche Expres diresmikan 1 November 1929 sedangkan kereta Nacht Expres diresmikan 1 November 1936. Kedua kereta expres ini menjelajahi rute Surabaya-Yogyakarta-Purwokerto-Jakarta. Eendaagsche Expres menempuh rute tersebut dalam waktu 13 jam 30 menit pada tahun 1929, waktu tempuh ini dipersingkat menjadi 11 jam 27 menit pada tahun 1939 atau hampir sama dengan waktu tempuh kereta Bima saat ini. Ini bukti bahwa Indonesia pernah memiliki kereta api dengan kecepatan tertinggi di Asia pada zaman itu.

Lokomotif C53 memiliki panjang 20792 mm, daya 1200 HP (horse power) dan berat 109,19 ton. Lokomotif C53 dapat melaju hingga 90 km/jam. Lokomotif ini memiliki susunan roda 4-6-2 dengan empat silinder diharapkan dapat memberikan kestabilan ketika dipacu dengan kecepatan tinggi. 10 tahun setelah lokomotif ini datang, kemudian dipasang smoke deflector. Smoke deflector ini berfungsi untuk menciptakan arus udara yang mengangkat asap yang keluar dari cerobong lokomotif, agar tidak menempel pada lokomotif dan mengganggu pandangan masinis.

Dalam prakteknya, secara teknis kinerja lokomotif C53 kurang memuaskan. Pada kecepatan 90 km/jam, lokomotif ini sudah bergetar tidak terkendali, dan pada tahun 1931 dilakukan percobaan dengan kecepatan 100 km/jam, lokomotif ini bergoncang keras. Namun demikian lokomotif ini tetap dipertahankan untuk menarik kereta expres dengan menanggung biaya perawatan yang tidak sedikit. Pada periode tahun 1970, C53 yang tersisa hanya ditugaskan untuk melayani kereta penumpang lokal atau kereta campuran barang dan penumpang di Jawa Timur, seperti dari Surabaya ke Bangil, Madiun atau Solo. Dari 20 lokomotif C53, hanya tersisa 1 buah yaitu C53 17. Saat ini lokomotif uap C53 17 dipajang di Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.