DSC03454

Lokomotif uap B52 dibeli dari pabrik Hartmann (Jerman) oleh perusahaan kereta api swasta Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) sebanyak 27 buah. Lokomotif ini didatangkan secara bertahap pada periode tahun 1908 – 1914. Jalur kereta api yang dibangun SCS pada tahun 1897-1914 sepanjang 373 km menghubungkan Semarang Poncol – Pekalongan – Tegal - Cirebon - Kadipaten.

Lokomotif B52 bertugas untuk melayani angkutan barang untuk pabrik-pabrik gula yang ada di sepanjang pantai utara Jawa dari Majalengka di barat hingga ke Semarang di timur. Lokomotif ini menarik gerbong barang yang mengangkut tebu, beras, pupuk, kayu dan kapuk. Berbagai komoditi ini diekspor melalui pelabuhan Semarang dan pelabuhan Cirebon. Selain itu lokomotif ini juga untuk menarik kereta penumpang. Lokomotif B52 juga melayani rute Tegal – Prupuk – Purwokerto.

Lokomotif B52 memiliki panjang 11650 mm, daya 255 HP (Horse Power) dan berat 16,8 ton. Lokomotif ini memiliki susunan roda 0-4-0 (0-4-0 berarti mempunyai 2 roda penggerak serta tanpa roda idle di depan dan di belakang) dan dapat melaju hingga kecepatan 45 km/jam. Lokomotif ini menggunakan bahan bakar kayu jati dan memiliki sistem pembakaran dengan mengalirkan uap bertekanan tinggi dari kubah menuju ke silinder.

Dari 27 buah lokomotif B52, saat ini masih tersisa 2 buah lokomotif B52, yaitu B52 10 dan B52 12. B52 10 (mulai operasional tahun 1911) dipajang di museum Ambarawa (Jawa Tengah). B52 12 (mulai operasional tahun 1912) di pajang di museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah (Jakarta).