Graha Parahyangan

Graha Parahyangan yang dulunya dikenal dengan nama Wisma Parahyangan didirikan pada tahun 1927. Bangunan ini awalnya merupakan sebuah rumah tinggal milik orang Belanda, Ernst Gerard Oscar Kelling. Setelah masa kemerdekaan Republik Indonesia, bangunan tersebut digunakan sebagai rumah dinas Kepala Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA). Bangunan dan tanah seluas 2100 m2 ini pernah digunakan sebagai mess atau wisma pegawai pada tahun 1990-an hingga 2009.

Wisma Parahyangan terdapat di lokasi yang strategis dekat dengan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) dan tidak jauh dari pusat keramaian kota Bandung (Jawa Barat).

Sebagai upaya pemanfaatan bangunan cagar budaya milik PT Kereta Api Indonesia (Persero), Wisma Parahyangan dialih fungsikan sebagai Museum dan Galeri Parahyangan. Graha Parahyangan diresmikan tanggal 21 Juni 2010 oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Ignasius Jonan.

Bangunan Graha Parahyangan memiliki beberapa fungsi antara lain ruang pameran museum dan galeri benda perkeretaapian, ruang rapat dan pertemuan, ruang pesta serta ruang kafe. Masyarakat dapat menyewa ruangan yang ada di dalam Graha Parahyangan untuk berbagai kegiatan seperti museum ini Pameran, Ruang Pertemuan, Pemotretan, Shooting, Pesta Pernikahan, Festival, Bazar, Pentas Seni, Workshop, dll.