Pemugaran Bangunan Stasiun Cianjur

Sejarah Stasiun Cianjur

Stasiun Cianjur merupakan stasiun yang dibangun oleh SS (Staat Spoorwegen) pada tahun 1884 bersamaan selesainya pembangunan jalur kereta tahap kedua dan diawalinya pembangunan jalur kereta tahap ketiga. Pembangunan tahap pertama adalah jaringan rel kereta api dari Batavia ke Bogor pada 1873. Kemudian tahap kedua antara 1881 sampai 1883, dibangun rel kereta dari Bogor ke Cicurug, dari Batavia ke Cianjur, dan Cianjur ke Sukabumi. Sedangkan Cianjur menuju Bandung mulai dibangun satu tahun sesudahnya atau pada 1884, dan kemudian terus menuju Surabaya, Jogja, dan Cilacap. Jalur di Cianjur dibuat dengan alasan posisi Kabupaten Cianjur yang pada saat itu menjadi ibukota Karisidenan Priangan. Apalagi banyak kebon kopi dan teh, sehingga distribusinya lebih mudah menggunakan kereta untuk dikirimkan ke pelabuhan Batavia atau Jakarta.

Cianjur Pugar 1

Data Teknis:
Lokasi: Jl. Yulius Usman, Cianjur, Kab. Cianjur-Jawa Barat
Luas Bangunan: ± 643 m2
Dibangun: 1884
Pemilik: Staatspoorwagen dan kini PT.KAI
Keterangan: merupakan stasiun yang berada di tengah kota Cianjur dan dikelilingi oleh pertokoan dan pemukiman yang padat

 

Cianjur Pugar 2

Skema Wilayah dan Kondisi Lingkungan

Pembangunan stasiun ini diutamakan aspek fungsional untuk memenuhi kebutuhan penumpang dari Cianjur ke Sukabumi dan Cianjur ke Bandung. Hal tersebut tampak dari bangunan dan ornamen-ornamennya yang tidak terlalu detil.

Data sejarah dan operasional stasiun ini juga sulit diperoleh mungkin dikarenakan kurangnya perhatian terhadap keberadaan stasiun. Hal ini menandakan stasiun Cianjur memiliki posisi yang tidak terlalu signifikan bila dibandingkan stasiun-stasiun lainnya seperti Jakarta kota, Bandung, dan lain sebagainya.

Bentuk arsitektur dan komponen bangunan (Jendela, pintu, dan pembagian ruangan) yang menyerupai stasiun Sukabumi dan Bogor yang merupakan stasiun awal dibangun oleh SS (Staatspoorwegen).

LINGKUP KERJA PEMUGARAN STASIUN CIANJUR

  1. Perbaikan atap, talang, listplang
  2. Perbaikan plafond (penggantian yang rusak dan pengecatan)
  3. Perbaikan dinding (Plesteran/acian “bligon”, dan pengecatan)
  4. Perbaikan kusen/daun pintu-jendela kayu (pengerokan, pengawetan, pengecatan dan penggantian handel/slot/engsel)
  5. Perbaikan lantai (mengganti lantai keramik yang pecah/rusak, perawatan/pembersihan ubin tegel)

Cianjur Pugar 3

 

RUANG EKSPEDISI

 

Cianjur Pugar 6

 

BUFET UTARA

Cianjur Pugar 7

 

BUFFET UTAMA

Cianjur Pugar 8

 

RUANG HALL UTAMA

Cianjur Pugar 9

 

TAMPAK PERON

Cianjur Pugar 10

TAMPAK DEPAN

Cianjur Pugar 11